Manfaat Asam Folat

Manfaat Asam Folat

Apakah Asam Folat ?

Apakah anda sering mendengar istilah asam folat? Banyaknya iklan ditelevisi yang menyebutkan pentingnnya asam folat bagi ibu hamil. Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan asam folat? Asam folat atau folic acid termasuk salah satu vitamin B. Asam folat yang juga dikenal dengan vitamin B9 merupakan bentuk vitamin yang larut dalam air. Asam folat sangat penting bagi tubuh, tidak hanya bagi ibu hamil lho.

Asam folat terjadi secara alami dalam makan. Pada manusia, asam folat diperlukan untuk sintesis asam nukleat dan hemoglobin dalam pembentukan sel darah merah. Asupan kekurangan asam folat dapat mengganggu pematangan sel darah merah muda, yang dapat menyebabkan seseorang menderita anemia.

Manfaat Asam Folat

Banyak ahli meyakini banyak mengkonsumsi asam folat dapat mencegah kanker usur besar atau kanker serviks, mencegah penyakit jantung dan stroke, megurangi kadar homosistein, membantu mengatasi masalah gangguan daya ingat, gangguan pendengaran yang berkaitan dengan usia, mengurangi tanda – tanda penuaan, osteoporosis, gangguan tisu dan nyeri saraf.

Asam folat penting untuk perkembangan tabung saraf selama kehamilan yang membentuk otak dan sumsum tulang belakang. Itulah sebabnya kita sering mendengar saran bahwa ibu hamil harus mengkonsumsi asam folat yang cukup untuk mencegah agar bayi yang dilahirkan tidak mengalami kecacatan pada sistem sarafnya. Selain wanita, anak- anak dan orang dewasa lainnya pun memerlukan asam folat untuk menghasilkan sel darah merah yang sehat dan mencegah anemia.

Kebutuhan Asam Folat setiap hari

Asupan Asam Folat yang dianjurkan adalah sebesar 400 mikrogram per hari. Ini berlaku bagi anak-anak usia diatas 10 tahun, serta orang dewasa baik wanita maupun pria. Sedangkan ibu hamil memerlukan tambahan asupan Asam Folat sebanyak 200 mikrogram per harinya.

Sumber-sumber Asam Folat

Sumber asam folat terutama terdapat dalam sayuran hijau (karena istilah folat berasal dari bahasa latin yaitu folium, yang berarti daun hijau), buah-buahan, hati, daging tanpa lemak, serealia utuh, biji-bijian, kacang-kacangan, dan jeruk. Asam folat tergolong vitamin B yang larut dalam air dan cepat rusak bila terpapar suhu tinggi. Jadi, dianjurkan untuk tidak memasak terlalu lama atau menyeduhnya dengan air yang sangat panas. Ketika dipanaskan dalam suhu tinggi, asam folat akan hilang sampai 30-80 persen. Mengonsumsi asam folat sebaiknya disertai dengan asupan vitamin C, B6, atau B12 untuk mengoptimalkan penyerapannya dalam tubuh.


SEO Powered By SEOPressor